Penyebab Gagalnya Tes MCU Adalah

Penyebab Gagalnya Tes MCU Adalah

Tes MCU adalah sebuah serangkaian pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang. Selain fungsi utamanya tersebut, tes MCU atau medical check up punya fungsi turunan, semisal sebagai salah satu persyaratan penerimaan kerja.

Dalam serangkaian proses rekrutmen pegawai baru, tes MCU atau medical check up ini biasanya ditaruh di paling akhir, setelah semua tahap telah dilakukan. Memang banyak perusahaan yang menjadikan tes MCU ini sebagai formalitas saja. Namun, tak sedikit pula pemberi kerja benar-benar serius berpegang pada hasil medical check up sebelum merekrutnya sebagai pekerja.

Kondisi atau kategori kedua inilah yang perlu diwaspadai, jika di antara pembaca ada yang tengah dalam proses rekrutmen kerja. Jangan sampai kondisi kesehatan kamu menjegal langkahmu untuk mendapatkan pekerjaan yang diidamkan. Lantas, kiat, tips, atau cara agar seseorang melenggang di tes MCU adalah? 

Jawabannya tak lain dari: jangan sampai tes MCU yang kamu lalui menunjukkan sesuatu yang tidak beres di tubuhmu. Setiap perusahaan ataupun lembaga terkait tentunya memiliki standarnya sendiri dalam menentukan standar kesehatan karyawannya, termasuk mengenai tes medical check up. Oleh sebab itu, terdapat sebagian orang yang mengalami kegagalan dalam tes medical check up.

Secara umum, dalam proses medical check up nantinya calon karyawan akan menjalani pemeriksaan darah lengkap, tes urine, serta rontgen. Penyebab gagal tes MCU adalah, di suatu perusahaan untuk profesi tertentu, belum tentu berlaku sama untuk proses rekrutmen serupa di perusahaan ataupun pekerjaan yang lainnya.

Meski tidak selalu, tetapi hampir kebanyakan perusahaan tidak bakal meloloskan karyawan dengan penyakit-penyakit seperti:

  • Hepatitis B;
  • Hepatitis C;
  • HIV/AIDS;
  • TBC;
  • Efusi Pleura;
  • Malaria;
  • Kusta;
  • Penyakit kulit;
  • Gagal ginjal;
  • Gagal jantung kronis;
  • Penyakit jantung kronis;
  • Radang sendi;
  • Diabetes;
  • Hipertensi;
  • Kolesterol Tinggi;
  • Buta warna;
  • Kanker;
  • Epilepsi atau riwayat kejang;
  • Kondisi kejiwaan atau neurologis;
  • Obesitas;
  • Cacat fisik, seperti kebutaan atau tuli.

Dalam tahap ini, seorang karyawan harus proaktif mencari informasi dari (calon) pemberi kerja, maupun ke fasilitas medis tempatnya melakukan tes medical check up. Pasalnya, dalam beberapa kasus terdapat pemberi kerja yang tidak memberi tahu alasan spesifik seorang calon karyawan gagal dalam tes MCU.

Setelah mendapat jawaban dan itu berarti gagal, perlu digarisbawahi bahwa kegagalan tes MCU adalah bukan berarti menunjukkan seseorang benar-benar tidak sehat. Sebab, semua tergantung kepada standar perusahaan.

Agar informasi di dalam artikel ini lengkap, ada baiknya kita menjawab pertanyaan mengenai kiat dan tips agar lolos tes MCU yang diajukan di atas. Jadi, berikut ini adalah kiat sukses tes MCU:

  • Ada baiknya, sebelum melakukan tes medical check up seseorang memperhatikan pola makan seperti hindari konsumsi makanan berlemak serta tidak mengonsumsi obat flu. Pasalnya, obat flu ini bisa memengaruhi hasil dari medical check up, begitu pula alkohol serta kafein.
  • Sebaiknya hindari juga beberapa aktivitas berat ataupun olahraga secara berlebihan sebelum melakukan medical check up. Alasannya, beberapa aktivitas berat seperti lari ataupun olahraga berat lainnya akan dapat mengganggu fungsi dari hati, ginjal, ataupun kadar gula darah seseorang.

Tak ada salahnya juga seseorang mempersiapkan beberapa hal dengan harapan nantinya hasil tes MCU tersebut baik. Salah satu hal penting yang patut dicoba adalah banyak-banyak minum air putih sebelum tes MCU dilakukan.

Banyak manfaat yang bisa didapat dari air putih. Dengan banyak mengonsumsi air putih, jika perlu ditambah jus buah-buahan segar, tekanan darah bisa bertahan di kondisi yang ideal. Di akhir, tes MCU adalah prosedur yang sejatinya penting tidak penting, tetapi cukup menentukan. Jadi, sebaiknya persiapkan dirimu.

Leave a Reply