Langkah Tes Kesehatan Calon Pengantin di Puskesmas Kebayoran Baru

Langkah Tes Kesehatan Calon Pengantin di Puskesmas Kebayoran Baru

Dari banyaknya persiapan yang harus dilakukan oleh calon pengantin, pemeriksaan kesehatan atau premarital check up merupakan salah satu hal yang sangat penting. Anda juga harus mempersiapkan biaya tes calon pengantin yang memang tidaklah murah. 

Bagi warga DKI Jakarta, Anda bisa melakukan tes kesehatan calon pengantin di Puskesmas Kebayoran Baru. 

Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru terletak di Jl. Iskandarsyah Raya No.105, RT.5/RW.5, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160.

Pemeriksaan ini penting untuk mendukung keluarga yang sehat. Keluarga yang sehat didefinisikan sebagai keluarga yang sehat secara fisik, psikis, seksual, dan sosial.

Lalu, bagaimana langkah untuk melakukan premarital check up di Puskesmas Kebayoran Baru?

1. Ketahui Syarat Pemeriksaan  

Hal pertama yang perlu diketahui dari pemeriksaan kesehatan sebelum menikah di Puskesmas adalah syarat apa saja yang ditetapkan puskesmas tujuan dalam melakukan tes kesehatan.

Ada puskesmas yang mengharuskan Anda membawa surat pengantar dari kelurahan, ada pula yang tidak. Untuk di Puskesmas Kebayoran Baru, Anda tidak perlu membawa surat pengantar. Bisa langsung datang membawa KTP Anda. 

Puskesmas Kebayoran baru juga menerima KTP dari daerah lain. Untuk berjaga-jaga, Anda bisa membawa surat keterangan domisili agar langkah pemeriksaan kesehatan catin bisa berjalan dengan baik. 

2. Biaya Premarital Check Up di Puskesmas Kebayoran Baru

Tes kesehatan sebelum menikah di Puskesmas Kebayoran Baru tidak dipungut biaya. Namun, untuk vaksin tetanus harus mengeluarkan biaya meskipun terbilang cukup murah dengan kisaran biaya hanya Rp. 10.000- Rp. 20.000 saja

Selain itu, pihak Puskesmas Kebayoran Baru juga menyediakan paket tersendiri untuk tes pranikah ini yang lebih lengkap dan terdiri dari beberapa rangkaian tes yang penting untuk para calon pengantin.

Nah, bila Anda ingin memeriksakan kesehatan yang berada diluar rangkaian tersebut, maka tentunya ada biaya ekstra yang harus dikeluarkan sebagai biaya administrasi. Biasanya nominalnya antara Rp20 ribu saja. 

3. Mulai Melakukan Pemeriksaan

Setelah urusan syarat dan biaya selesai, selanjutnya Anda bisa langsung melakukan prosedur pemeriksaan di Puskesmas Kebayoran Baru.

Sebagaimana anjuran dari Kementerian Kesehatan, ada tujuh jenis tes yang akan Anda dan pasangan lewati dalam pre-marital check up yang bisa dilakukan di Puskesmas, antara lain:

  • Serangkaian tes darah akan ditempuh calon pengantin, mencakup leukosit, hematokrit, trombosit, Hb, eritrosit, hingga laju endap darah. Untuk perempuan, pemeriksaan tingkat Hb akan membantu mereka mengetahui risiko thalassemia
  • Cek tekanan darah.
  • Pemeriksaan berat badan dan tinggi badan
  • Mengisi kuisioner tentang kejiwaan yang berfungsi untuk mengetahui apakah Anda menderita masalah kesehatan mental seperti gangguan kecemasan, depresi, atau lainnya.
  • Pemeriksaan penyakit hepatitis, HIV, dan Sifilis.
  • Vaksin tetanus untuk calon mempelai wanita. Fungsinya untuk melindungi Anda dan calon anak Anda di masa depan dari risiko komplikasi berbahaya bila terkena tetanus saat hamil. 

4. Pemberian Sertifikat

Setelah semua pemeriksaan kesehatan calon pengantin selesai dan hasilnya keluar, pihak Puskesmas Kebayoran Baru akan memberikan sertifikat kesehatan.

Isi sertifikat tersebut menyatakan Anda sehat secara fisik dan mental serta siap untuk menikah.

Mengingat prosedur dan jenis pemeriksaan yang cukup banyak, premarital check up dapat sebaiknya dilakukan 3 bulan sebelum hari pernikahan sehingga calon pengantin dapat mempertimbangkan baik-baik sebelum melangsungkan pernikahan.  

Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Leave a Reply